Beranda > Kisah > Kemana Perginya Lagu Anak-anak?

Kemana Perginya Lagu Anak-anak?

Damai RayaO O..tamu tetauan pacalan lagi .. (o o.. kamu ketahuan pacaran lagi) Matta Band
tu mau bilang Ot (ku mau bilang Ok) T2

Beberapa baris lagu diatas sering keluar dari mulut kecil keponakan-ku yang belum bisa bilang “k”. Saat ini usianya 2,5 tahun tetapi lagu-lagu yang di”ucap”kan bukan lagu anak-anak macam Burung Kakak Tua atau Cicak-cicak tapi lagu “Orang Dewasa”.

Hal ini yang menyebabkan keprihatinan saya, akhirnya kami bergegas menuju Toko Kaset di Kota Kendal, sekedar untuk mencarikan CD Lagu Anak-anak untuk keponakan tercinta.

Setelah berada di dalam Toko, saya cari-cari ternyata tidak satupun CD Lagu Anak-anak untuk Kaset-pun hanya beberapa, tapi saya tidak mungkin membelinya karena sudah lama tidak punya pemutarnya.

Kemana perginya lagu anak-anak?

Saat saya kecil dulu banyak lagu anak-anak yang dinyanyikan penyanyi cilik macam Abang Tukang Bakso-nya Melisa, Nyamuk-nya Enno Lerian atau juga Trio Wek-Wek yang enak didengar dan mengandung banyak pesan yang bisa diambil oleh anak-anak, atau banyak lagu-lagu karya Bu Kasur, AT Mahmud yang dinyanyikan ulang oleh Penyanyi Cilik dijaman itu.

Akhirnya tidak satupun CD yang saya dapat dari Toko Kaset, Mas saya-pun menyeletuk “Toko Kaset kok Cari CD” he he ….

Setelah berputar-putar akhirnya berhenti di penjual VCD bajakan di sebelah Jalan Lingkar Pasar Kendal, jualan yang tidak pernah saya kunjungi karena memang saya tidak pernah membeli VCD atau CD bajakan, bukan karena sok idealis atau pura-pura peduli HAKI tapi memang secara kualitas menurut saya tidak bagus, setelah dibalik-balik akhirnya ketemu juga lagu anak-akan macam Cicak-Cicak, Sayonara dan lain-lain.
Walaupun “bajakan” lumayanlah bisa menyenangkan keponakan dan bisa merubah alunan lagu yang dinyanyikan oleh Keponakan tercinta. Sesampai dirumah saya coba putar, ternyata penyanyi cilik yang menyayikan-pun sama dengan penyanyi cilik saat saya cilik…jadi nostalgia masa kecil…

Akhirnya sekarang yang muncul dari mulut sikecil “Sayoooo” maksudnya sayonara, “besak-besak” maksudnya becak-becak…..

Kemana penyanyi cilik ….?

Kategori:Kisah Tag:
  1. free7
    16 Februari, 2008 pukul 4:44 am

    ah..iya , Kemana Perginya Lagu Anak-anak?…manis banget ini artikel….terasa aura kasih sayang dan keibuan-nya….hehehe sok tau aku..manteeebs uy..

    oya aku nemu blog ini kebetula aja kali🙂

  2. free7
    16 Februari, 2008 pukul 4:46 am

    wah ..kok jadi 3 ..ma’af di hapus aja ya sisanya.
    terlalu keneceng mencet mousenya kali..😀

  3. 18 Februari, 2008 pukul 1:21 am

    Iya memang sekarang susah banget nyari lagu anak-anak, mungkin dari segi bisnis sudah tidak menguntungkan sebab sudah terlalu banyak VCD bajakan sehingga para pencipta lagu anak-anak macam Papa T. Bob sudah males berkarya.

    bisa juga nich sang istri posting-nya….

  4. catatanlasya
    18 Februari, 2008 pukul 5:55 am

    Akhirnya suami tercinta komentar juga… kayaknya sudah gatel tangannya lama nggak pegang keyboard..

    Buat Free-7 biasa aja namanya juga permpuan…

  5. 2 November, 2008 pukul 8:54 pm

    apa ? siapa ya t……………………….. ………………………………

    apa sinta dewi ? apa di rumah

    kls 4 rara

  6. 2 November, 2008 pukul 8:55 pm

    sinta dewi kls 3 rara di rumah nenek

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: