Beranda > Social > Maria Miyabi Osawa, sebuah nama sebuah cerita

Maria Miyabi Osawa, sebuah nama sebuah cerita

maria-miyabi-osawaMiyabi, Maria Osawa atau Maria Miyabi Osawa, sebuah nama yang mengandung banyak cerita.

Saat memiliki koi pertama, saya memberi nama koi ini dengan Maria Osawa, kemudian saya publish di status facebook …. ramenya komentar dari teman-teman sampai saat reuni SMA-pun yang ditanyakan “Bagaimana kabar Maria Osawamu?” wkwkwk …

Seperti kisah sebelumnya tentang mouse pad Maria Miyabi Osawa yang menceritakan keluguan seorang teman tentang gambar Miyabi yang dijadikan mousepad (walaupun saat ini PASTI dia sudah tahu🙂 )

Sebuah nama bisa menjadi hanya hilang dan dilupakan orang, terkadang sebuah nama menjadi sebuah cerita dengan berbagai kontroversi.

Bagaimana kalau nama Miyabi beredar di SMK yang notabene berpopulasi cowok? he he he …. Pasti akan membuat bu guru inem kelimpungan … bukan begitu?

  1. midun
    13 November, 2009 pukul 7:10 am

    ” Maklum “…jaman sudah berubah..cara mengajar dan mendidik pun sudah bergeser..sanksi yang diberikan harus benar benar dipertimbangkan dengan matang..salah sedikit..aparat bertindak..bukan sekali dua..banyak kasus ýang isinýa orang tua tidak terima perlakuan keras dari sang guru..padahal kalau kita mau berbesar hati melihat masalah ..itu untuk kebaikan si anak..bagaimana dengan miyabi..?seharusnya orang tua memberikan pondasi dan landasan agama yang kuat sejak dini..diterapkan pemahaman fungsi ibadah..,sehingga jikalau suatu hari si anak melirik miýabi cs diharapkan secepatnya menghapus wajahnya dengan air wudhu..Bagaimana kalo meliriknya 2 jam…wakakak…saatnya sang guru bertindak…

  2. fressbook
    13 November, 2009 pukul 8:11 pm

    Bukan jamannya yang berubah, tapi orang-orang yang berada dijaman ini yang berubah … semua cenderung menjadi materialistik, segalanya diukur dengan kekayaan, seseorang dianggap sukses jika memiliki jabatn yang tinggi, duit yang banyak, rumah mewah … ENTAH DARIMANA MENDAPATKANNYA.

    Memang jadi tugas berat para guru untuk mendidik, tapi sebenarnya bukan hanya tugas guru .. tugas seluruh masyarakat untuk mendidik dirinya sendiri dan orang lain…. memperbaiki ahlaq masing-masing agar tidak makin semrawut …

    Tapi kalau dunia tidak ada Miyabi cs. … kayaknya dunia tidak akan semarak….. bayangkan tidak ada orang yg penasaran buat download film-nya … nggak ada orang yg mau mencekal kedatangannnya … dan nggak ada orang yg deg-degan saat lihat filmnya …..

    Ah .. seharusnya judulnya SEBUAH NAMA SEJUTA CERITA😀

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: