Beranda > Kisah > Kitchen Revisited

Kitchen Revisited

Dapur tanpa kita sadari menjadi bagian penting dari kehidupan didalam rumah, jelasnya tanpa makan kita tidak dapat hidup lebih panjang. Pertanyaannya kemudian apakah kita sudah menggunakannya sebaik mungkin?

Dapur yang baik menghasilkan masakan yang baik, seperti tubuh kita yang sehat, pasti membuat kita lebih produktif. Bahkan bagi yang tinggal di kota besar dan mengaku modern, punya dapur sampai dua. Kalau kamar mandi lebih dari satu kenapa dapur tidak? Ini jelas bukan masalah produksi atau kebutuhan volume dimana kita makan dengan jumlah banyak dan sering, tetapi sekedar mencerminkan siapa kita kepada orang lain.

Saya sering memperhatikan barang-barang didapur bersih (biasanya bersebelahan dengan ruang makan utama), benar-benar bersih alias jarang dipakai. Sekali, dua kali mungkin saja, maksimal untuk masak mie instant ataupun memanaskan soto ayam atau hal yang panas-panas🙂 .
Buat apa membayar tenaga seorang desainer interior kelas wahid, sampai mengisinya dengan peralatan ultra modern, kalau peralatan itu hanya digunakan 1% dari kapasitas? Sebenarnya ilustrasi diatas hanya ingin menggambarkan kepada istri tercinta tentang keberadaan dapur dirumah baru kami, Yang kami butuhkan adalah dapur yang mungil lengkap dengan meja makan sehingga hasil masakan langsung dapat dinikmati panas-panas.

Catatan : Saatnya kami mendisain Dapur, murah, fleksibel dan yang terpenting bisa dipindah kalau dapur sebenarnya sudah dibangun (maklum karena keterbatasan dana dapur harus numpang ruang keluarga. Anda punya saran untuk kami?

Kategori:Kisah Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: