Beranda > Kecantikan > Apakah Anda Emotional Eater?

Apakah Anda Emotional Eater?

Tulisan ini sebenarnya sudah saya posting di Cheers To Life tapi saya posting disini siapa tahu bermanfaat. Berikut ini tulisannya :

Apakah pola makan Anda dipengaruhi oleh dorongan emosi, dan bukan karena rasa lapar? Apakah Anda akan makan kalau sedang merasa bosan, depresi, kesepian, ketakutan, marah atau frustasi?
Apakah dengan makan, Anda menjadi merasa lebih nyaman? Bila jawabannya “ya”, Anda kemungkinan besar termasuk seorang emotional eater. Jangan biarkan berlarut-larut, karena pola makan yang seperti itu dapat membuat Anda kelebihan berat badan. Coba atasi dengan langkah-langkah berikut ini, yang disarikan dari buku karya Ed Boenisch, Ph.D dan C. Michele Haney, Ph.D., The Stress Owners Manual : Meaning, Balance & Health in Your Life.

  1. Buatlah catatan tentang makanan Anda sehari-hari dilengkapi kolom-kolom untuk waktu dan tempat, plus perasaan Anda. Mengenali berbagai stress, pikiran negatif atau emosi negatif akan membantu Anda melihat alasan Anda makan.
  2. Pelajari pola-pola emotional eating. Banyak orang cenderung makan berlebihan pada waktu dan tempat spesifik. Misalnya Anda mungkin akan makan secara berlebihan ketika sedang menonton sinetron atau pada malam hari setelah stress seharian.
  3. Rencanakan berbagai alternatif dan ubah rutinitas Anda. Daripada duduk didepan TV dengan sekeranjang camilan, lebih baik Anda menulis blog atau membaca sebuah blog.
  4. Jangan membeli makanan yang dapat memancing rasa lapar Anda ketika stress.
  5. Tidak masalah kalau sesekali Anda menyerah pada keinginan. Bila Anda benar-benar ingin makan keripik kentang, ambil sedikit dari sekantung penuh keripik, taruh di cangkir kecil dan segera simpan sisanya sebelum Anda memulai mengunyah keripik itu
  6. Fokuslah kettika sedang makan. Jangan sambil nonton TV atau membaca buku. Duduk di meja makan dan segera tinggalkan meja begitu Anda selesai makan. Tapi jangan makan terburu-buru.
  7. Rencanakan makanan utama dan camilan bergizi Anda. Jika menunggu sampai benar-benar lapar, Anda kemungkinan besar akan mengkonsumsi makanan yang slah dalam porsi yang berlebihan. Dengan adanya rencana ini Anda benar-benar dapat menentukan porsi makanan yang pas.
Kategori:Kecantikan Tag:
  1. yonna
    17 April, 2008 pukul 1:05 pm

    wah saya sih gak gila ngemil, apalagi pas stres makan gak brenti2, ya ampun selain begah apa gak pegel itu mulut ngunyah mulu hehe:mrgreen:

    btw, saya suka ma gambar garfieldnya, ijin save as yah thanks🙂

  2. DEWI, SHAH ALAM-MALAYSIA
    13 November, 2008 pukul 12:56 pm

    I’am not emotional eater

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: