Beranda > Kisah, Lain-lain > Skema 10-30-40-20

Skema 10-30-40-20

flowers_19.jpgSkema pengaturan keuangan kelurga konsep dari pakar keuangan (kalau nggak salah) namanya Lidwina. Konsep ini saya dengan di SCTV saat Liputan 6 Pagi, sebuah konsep ideal tentang pengaturan keuangan keluarga.

10 % Menabung atau Investasi
30 % Membayar Hutang
40 % Kehidupan Sehari-hari
20 % Gaya Hidup


Alih-alih untuk menerapkan konsep tersebut, saat ini mungkin 10% untuk menabung atau investasi sudah terlaksana pos ini untuk 3 buah DPLK (Pensiun), 30% untuk mencicil hutang? he he kayaknya ini yang jauh … porsi ini mengambil dana hampir 50% dari penghasilan saya. 40% untuk memenuhi kebutuhan pangan. Dari perhitungan prosentase diatas sudah mencapai 100% buat saya, padahal ada porsi 20% (menurut sang pakar) untuk Life Style/Gaya Hidup…. ini yang harus ditunda dalam kehidupan kami… dan celakanya untuk porsi bermain Internet kami sebenarnya menggunakan alokasi dana Gaya Hidup ini.

Kehidupan harus berjalan dan Saluran Internet pun harus tetap jalan ….
Asal bisa menulis dan membaca blog rasanya dahaga dan rasa lapar bisa diatasi😆 . Menurut saya dengan budget seperti sekarang sangat sayang kalau Internet hanya untuk menonton pornografi dan pornoaksi.

Dukung Upaya Pemerintah memblokir Situs Porno di Indonesia,
Selamatkan Generasi Muda.

UPDATE :
Tulisan Senada Gaji Saya Seharusnya Rp. 4.000.000,- ditulis oleh si Godot bin Gogol yang memang khayalan tinggi🙂😆👿

Kategori:Kisah, Lain-lain Tag:
  1. Anonim
    31 Maret, 2008 pukul 12:19 pm

    Bagiku ,Pemerintah memblokir Situs Porno, itu basa-basi yg dah basi alias omong kosong , nggak mungkin bisa terealisasi , mengurangi pun tdk , saya bisa bikin situs dg konten porno setiap hari dan nggak mungkin bisa di blokir (gmn algoritma programnya utk membedakan situs porno or bukan? , dg kata kata kunci /variabel :sex, porno, vagina..etc? , nggak mungkin lah emg konten porno mesti mengandung itu atau mesti bhs english)……terlepas dr itu ,spt yg sudah2 dr dulu yg di lakukan pemerintah emang cuma janji tanpa bukti , spt peraturan dilarang merokok di tpt umum kemarin itu yg pertama melanggar adalah org2 yg mengesahkan (kebetulan wkt itu sy lg ada urusan/job di DPRD DKI di mana hr itu di sahkan peraturan itu oleh Gub DKI) dan skrg tdk ada lg kan apa yg di sahkan itu…

    Lebih baik pemerintah tuh kalo merasa nggak mampu diem aja nggak usah banyak bicara/eksen yg malah mencerminkan kebodohan dan kebobrokan…..kalo mampu bikin aja rakyat sejahtera , kendalikan ekonomi biar harga brg2 nggak mencekik rakyat , pokoknya di bikin mapan kaya negara2 maju lah( vietnam yg baru thn 76 merdeka aja dah punya fasilitas internet gratis buat rakyatnya), otomatis akhlak jg akan membaik..buktinya angka perkosaan dan kasus2 bejat di negara kita nggak lebih rendah dari negara liberal..
    –FREE7—

  2. 31 Maret, 2008 pukul 12:30 pm

    Komentator yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga… Kemana saja Mas?

    Secara nggak ngerti saja saya sudah bisa membayangkan bagaimana sulitnya memblokir situs porno, betul juga dari keyword atau apalah, teman satu kantor pernah bilang kalo misalnya dibuat keyword “gadis baik-baik” ternyata gambar yang muncul “porno” gimana ?

    Sebenarnya saya sebagai warga negara sangat mengapresiasi baik tindakan pemerintah memblokir situs porno, paling tidak ada niatan baik.

    Kalo niatan untuk mensejahterakan kehidupan rakyat itu harus, apalagi Internet GRATIS saya sangat berterima kasih bagaimana nggak 20% sanggat sulit bagi saya😆

  3. 31 Maret, 2008 pukul 12:31 pm

    Sekarang bisa komentar menggunakan URL free-7, mas…. sudah aman terkendali tanpa blokir🙂

  4. 20 April, 2008 pukul 4:46 pm

    Wah kalo skema kayak gitu…kapan kebeli mobil ya..
    10% tabungan ….halahala…50 taun baru bisa kebeli
    ….motor doang

  5. 22 Juni, 2008 pukul 10:17 pm

    ya saya setuju dengan anda.. rasanya terlalu mubazir kalau internet hanya digunakan untuk download film porno..

    terlalu banyak ilmu yang bisa kita dapat di internet..

    btw salam kenal dari saya..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: