Beranda > Kendal > Selamat Datang Di Kota Kendal

Selamat Datang Di Kota Kendal

gapura kendalSelamat Datang Di Kota kendal, kata yang ada disebuah Gapura yang berada diluar Kota kendal baik dari arah Jakarta maupun dari arah Semarang yang merupakan Gapura Selamat Datang.

Dulu saat saya masih kuliah di Kota Malang saat pulang kampung hati mulai treyuh saat melihat Gapura tersebut.

Banyak diantara teman-teman saya dari luar daerah tidak tahu Kendal, kalau Anda mencari di Google Earth kata Kendal maka Anda akan dibawa kedaerah didataran Inggris Raya. Tulislah nama Kendal, Jawa Tengah, Indonesia maka Anda akan dikirim ke Kabupaten Kendal yang terletak pada 109,40′ – 110,18′ Bujur Timur dan 6,32′ – 7,24′ Lintang Selatan. Batas wilayah administrasi Kabupaten Kendal meliputi : Utara : Laut Jawa Timur : Kota Semarang Selatan : Kabupaten Semarang dan Kabupaten Temanggung Barat : Kabupaten Batang Jarak terjauh wilayah Kabupaten Kendal dari Barat ke Timur adalah sejauh 40 Km, sedangkan dari Utara ke Selatan adalah sejauh 36 Km. Kabupaten Kendal mempunyai luas wilayah sebesar 1.002,23 Km2 yang terbagi menjadi 20 Kecamatan dengan 265 Desa serta 20 Kelurahan. Jika Anda sudah menemukan Kota Kendal (di Google Earth) dan melihat Stadion Bahurekso (terletak ditengah sawah), maka sebentar lagi akan sampai di Rumah kami😀
Secara umum, wilayah Kabupaten Kendal terbagi menjadi 2 (dua) daerah dataran, yaitu daerah dataran rendah (pantai) dan daerah dataran tinggi (pegunungan). Wilayah Kabupaten Kendal bagian utara merupakan daerah dataran rendah dengan ketinggian antara 0 – 10 meter dpl, yang meliputi Kecamatan Weleri, Rowosari, Kangkung, Cepiring, Gemuh, Ringinarum, Pegandon, Ngampel, Patebon, Kendal, Brangsong, Kaliwungu dan Kaliwungu Selatan. Wilayah Kabupaten Kendal bagian selatan merupakan daerah dataran tinggi yang terdiri atas tanah pegunungan dengan ketinggian antara 10 – 2.579 meter dpl, meliputi Kecamatan Plantungan, Pageruyung, Sukorejo, Patean, Boja dan Limbangan.

Sejarah berdirinya Kabupaten Kendal berasal dari seorang pemuda bernama Joko Bahu putra dari Ki Ageng Cempaluk yang bertempat tinggal di Daerah Kesesi Kabupaten Pekalongan. Joko Bahu dikenal sebagai seorang yang mencintai sesama dan pekerja keras hingga Joko Bahu pun berhasil memajukan daerahnya. Atas keberhasilan itulah akhirnya Sultan Agung Hanyokrokusumo mengangkatnya menjadi Bupati Kendal bergelar Tumenggung Bahurekso. Selain itu Tumenggung Bahurekso juga diangkat sebagai Panglima Perang Mataram pada tanggal 26 Agustus 1628 untuk memimpin puluhan ribu prajurit menyerbu VOC di Batavia. Pada pertempuran tanggal 21 Oktober 1628 di Batavia Tumenggung Bahurekso beserta ke dua putranya gugur sebagai Kusuma Bangsa. Dari perjalanan Sang Tumenggung Bahurekso memimpin penyerangan VOC di Batavia pada tanggal 26 Agustus 1628 itulah kemudian dijadikan patokan sejarah lahirnya Kabupaten Kendal.

Ini Bupati yang pernah memimpin Kendal, siapa lagi yang akan menyusul ….

  • Pangeran Ario Prawirodiningrat II Putra Bupati Pangeran Ario
    Prawirodiningrat I (Bupati terakhir Kendal dengan Pusat Pemerintahan
    masih di Kaliwungu) 1813 -1830
  • Raden Tumenggung Purbodiningrat 1832 -1850.
  • Kyai Tumenggung Purbodiningrat 1832 -1850.
  • Pangeran Ario Notohamiprojo 1857 -1891.
  • Raden Mas Ario Notonegoro 1891-1911
  • Patih Raden Cokro Hadisastro (menjalankan pemerintahan sementara
    karena Bupati meninggal dunia) 1911-1914.
  • Raden Mas Adipati Ario Notohamijoyo atau Raden Mohammad Putra RM. Ario Notonegoro 1914 -1938
  • Raden Patih Notomudigdo memegang jabatan sementara karena
    Bupati Raden Mas Adipati Ario Notohamijoyo memasuki masa pensiun. 1938.
  • Raden Mas Zarwits Purbonegoro 1939 -1942
  • Patih Raden Mas Kusuma Hudoyo 1942 -1945
  • Sukarmo (Anggota Sanggiin diangkat dalam masa Revolusi Rakyat Kendal. 1945 -1949
  • R. Ruslan Masa Agresi Belanda 1949
  • R. Prayitno Partodijoyo Patih 1950 -1956
  • R. Soedjono 1957-1960
  • R. Salatun Wedono Weleri Kendal 1960 -1966
  • Mayor Sunardi 1966 -1967
  • Letkol RM. Suryo Suseno 1967 – 1972
  • Drs. Abdus Saleh Ronowidjoyo 1972 – 1979
  • Drs. Herman Sumarmo 1979 – 1984
  • Sudono Yusuf, BA 1984 -1989
  • Sumojo Hadiwinoto, SH 1989 – 1998
  • Drs. Djoemadi 1999
  • Hendy Boedoro, SH. M.Si 2000 – 2007
  • Siti Nurmarkesi, 2007 sampai sekarang

Seandainya Anda akan berkunjung ke Kendal setidaknya mampirlah kerumah kami… Anda akan kami ajak keliling Kota Kendal … pasti tidak akan capek karena hanya sekitar berdiameter 3 km persegi…😀

Sumber :id.wiki.detik.com

Kategori:Kendal Tag:
  1. 16 April, 2008 pukul 12:59 pm

    Kota tercinta, walaupun sepi dari keramaian tetapi damai dihati ….😆

    • arief haryanto
      18 Mei, 2010 pukul 12:54 pm

      banyak hasil bumi kota kendal ,terutama kendal selatan,karena saya dari patean .sebagai contoh jambu biji merah di sin surabaya 1 kg rp 10000,- di kampung saya orang tua saya sebagai peteni menjual rp 1000,. kuwalitas terbaik,saya mohon peran serta pemerintah untuk mengatasi hal” seperti ini,sangat mnghabat kemajuan kota kendal

  2. tamari
    7 Juni, 2008 pukul 12:26 am

    asskum warga kendal
    sebagai warga yang baik hanya ingin hidup makmur dan wajar tapi para pemimpin banyak yang korupsi,bagus sekali kota kendal korupsi dipelihara, apapantas. mari kita semangat berantas korupsi lawan,lawan dan lawan jangan khawatir kita bisa tumbangkan pemerintah okey.

  3. Supriyadi
    7 Juli, 2008 pukul 2:19 pm

    Daerah utara wilayah kendal sudah mulai ada kemajuan dari segi ekonomi, Industri, pariwisata dll, jadi kapan daerah saya wilayah selatan akan di bangun. Daerah Saya Ds.Mambang, Getas,Singorojo mempunyai berpotensi untuk Pariwisata, industri yang berbasis pedesaan,Kutipan dari Mbak Lasya : Wilayah Kabupaten Kendal bagian selatan merupakan daerah dataran tinggi yang terdiri atas tanah pegunungan dengan ketinggian antara 10 – 2.579 meter dpl, meliputi Kecamatan Plantungan, Pageruyung, Sukorejo, Patean, Boja dan Limbangan tentunya termasuk Singorojo.
    ( WONG GUNUNG)

  4. 8 Juli, 2008 pukul 10:02 am

    Potensi Pariwisata di daerah Kendal memang sangat besar, apalagi didaerah pegunungan seperti Boja, Sukerojo, Plantungan dan Singorojo.

    Kita lihat saja potensi terbesar Curug Sewu, jelas-jelas sudah ada dan tinggall mengembangkannya saja, saat ini terkesan tidak diurusi dengan serius. Bagaimana mungkin pengelolaan dibagi menjadi 2 yaitu : Milik Pemda dan milik Perhutani dan semuanya terbengkalai.

    Apalagi penegmbangan untuk daerah baru yang secara promosi akan sangat besar biayanya ..

  5. Supriyadi
    15 Juli, 2008 pukul 5:10 pm

    Indonesia adalah Negara yang kaya raya, subur makmur gemar ripah , saya rasa dengan potensi yang ada indonesia bisa, Investor lokal maupun asing pasti sangat tertarik, karena memang Wilayah Getas Singorojo sangat patensial untuk Pariwisata,Industri dll.
    Silahkan berkunjung ke Ds Mambang,kel Getas Singorojo.Dan ada bukit namanya Bukit Segandul yang Indah
    Buktinya Belanda aja betah lama-lama di bumi Nusantara

  6. 11 Agustus, 2008 pukul 9:38 pm

    memang malan nasib kabupaten ini….padahal jaraknya tak jauh dari ibukota propinsi jawa twngah…..namun daerah ini begitu loelapnya tertidur sehingga nyaris tanpa suara sehingga dareah ini tidak banyak dikenal orang…bahkan dalam suatu artikel ….pada waktu pertemuan kepala daerah se indonesia sang bupati ditanyai kendal itu mana sich dipeta kok tidakl ada…kenyataan ini memang sangat ironis….terlebih lagi potensi daerah ini sebenarnya cukup potensial, seperti halnya kata arif potensi wisata daerah atas memang cukup bagus terlebih curug sewu….namun pengelolaan ini jadi kurang optimal manakala bagian atas obyek ini dikelola oleh pemda namun disisi lain dibagian bawah (air terjun red) dikelola oleh perhutani….harusnya semua yang ada diobyek ini menjad bagian integral yang tidak saling terpisah satu sama lain….ayo pemda garap kembali curug sewu menjadfi lebih baih dengan perencanaan dan manajemen yang harus baik pula…dan tentunya promosi harus cukup gencar klo perlu lewat media tv nasional…bravo kendalku…ayo bangun daerah kami yang ada diatas, misal sukorejo karena itu lebih potensial untuk bisa cepat berkembang dan terkenal dibandingkan kota kendal yang saya rasakan dari dulu sampai skr cukup stais diam ditempat….

  7. 5 September, 2008 pukul 3:05 pm

    ayo bangun kendal bersama…trisobo masih ketinggalan pembangunan nih… sexy.yanti@yahoo.com

  8. engkus
    11 September, 2008 pukul 12:24 pm

    Saya juga prihatin, terhadap Obyek Wisata Curug Sewu yang dahulu pernah menjadi maskot di kab. Kendal, apalagi di kala Liburan Lebaran maupun tahun baruan, maupun libur anak sekolah. Sangat ramai dikujungi tamu. dan membawa berkah bagi warga di sekitarnya dgn berjualan makanan.

    Roller Coaster yang belum lama dibuat, saat ini sudah terbengkelai, sayang yaa !

    Kolam renang juga sudah mulai ……. harus ada perbaikan sana-sini, terutama di ruang ganti/mandi menurut saya tidak layak (pengap, gelap dan kotor)

    matur nuwun

  9. DEWI, SHAH ALAM-MALAYSIA
    5 November, 2008 pukul 4:04 pm

    kota kendal sendiri tak ade ape pun yg menarik baik dari segi keindahan , pekerjaan , apalagi industri pelancongan jauh sekali gedung pencakar langit tak de , shopping complex pun tak de , 8 th saye tak balik kendal masa yg panjang masuk internet dekat kendalonline.net hanya menara masjid kendal je yg naik yg lain masih sama seperti dulu pegawainye semua makan gaji buta hanya duduk je dekat office macam mana nak maju … pantaulah keadaan fikir lah idea yg bernas supaya kendal maju…….

  10. DEWI, SHAH ALAM-MALAYSIA
    15 November, 2008 pukul 5:32 pm

    gapura kota kendal langsung x berubah

  11. DEWI, SHAH ALAM-MALAYSIA
    20 November, 2008 pukul 1:00 pm

    Kendal [ Indonesia ] macam mana nak maju inflasi makin lama makin teruk ekonomi langsung x berubah bahkan hari ni 20 hb novembar ’08 jam 2.00 waktu malaysia tukaran wang asing Rp 1.000.000,- = Rm 324,- rupiah pada tahap yg sangat lemah .

  12. DEWI, SHAH ALAM-MALAYSIA
    27 November, 2008 pukul 12:28 pm

    Buat orang kendal yg punya tanah untuk di jual bajet dlm Rp 20 jt sila hubungi / sms kat nombor ni … Dewi +6017-6410881 / +6016-3978128 / +6012-9421416 …. anyway thank u so much catatan lasya.

  13. nooringsih
    2 Desember, 2008 pukul 6:24 pm

    ayah saya dulu juga pernah wedana Kendal, tinggal di rumah kawedanan, beliau sudah 25 th meninggal, dan saya juga sudah 25 th tinggal di Belanda. Mau tahu, apakah rumah kawedanan masih ada ? Apakah kita bisa lihat lagi seandainya saya nengok Kendal ?
    Nama ayah saya: Soroso Rosoatmodjo, siapa yang kenal nama ini ?

  14. 4 Desember, 2008 pukul 11:48 am

    hai DEWI…ak da tanah mo tak jual minta 23jt …area d BOJA , samping perumahan PURI DELTA ASRI…U Bisa hubungi : 081 390 895 389 / 024 7055 1527

    BUDIMAN BOJA

  15. 4 Desember, 2008 pukul 11:52 am

    hai NOORINGSIH…kawedannanya yang mana….
    DI BOJA JUGA ADA KAWEDANAN….
    SEKARANG DEPAN KAWEDANAN BOJA DIBUAT PASAR BOJA, SOALNYA PASARNYA BOJA BELON D RENOVASI SEJAK KEBAKARAN TAON KEMARIN

  16. 26 Februari, 2009 pukul 12:46 am

    kendal city…..

    salah …

    yg bener kendal village….

    g da yg menarik d kendal….

    apa cie yg dharapkan di kendal

    g maju2…
    apa emang g mau maju….

  17. ERIC
    27 Maret, 2009 pukul 12:00 pm

    aku ikut nimbrung..aq juga orang kendal tapi sekarang lama tinggal di Blora..dan perlu di ketahui bahwa di tempatqu sekarang da tempat wisata pantai yg g kalah bagusnya dengan pantai2 yg laen..liat ja kalo hari minggu pagi wow..keren hbis bok..

  18. EM
    30 April, 2009 pukul 9:49 pm

    salam kenal dari anak semarang….heheheheh

    kota kenda menurut aq kota yang sanagta klasik…dan aku suka bgt denagn hal yang klasik …terlebih kota kendal terkenal denagn kota santri ….nah itulah yang membuat aku lebih tertarik ….

  19. 20 Juni, 2009 pukul 4:57 pm

    Kota Kendal ?… yang ku tau kalo lewat kota Kendal aku pasti lagi tidur soalnya aku naik bus malam..jadi kota Kendal bagiku gelap… walau cukup sering ku lalui………. salam dari Medan buat kota Kendal

  20. 20 Juni, 2009 pukul 5:00 pm

    Kota Kendal ?… yang ku tau kalo lewat kota Kendal aku pasti lagi tidur soalnya aku naik bus malam..jadi kota Kendal bagiku gelap… walau cukup sering ku lalui………. salam dari Medan buat kota Kendal

  21. 20 Juni, 2009 pukul 5:09 pm

    Sorry, yg nomor 19 tuh salah URL, ga bisa ngelink dah di betulkan di nomor 20.

  22. indah
    6 September, 2009 pukul 4:09 pm

    oh kendal
    kangen que,,,ni kota ibu que,udah lama ngk ke kendal,,terakhir 3 tahun yang lalu..
    desa ibu que di boja tepatnya di trisobo
    skarang kami di palembang,,lebaran pengen pulang kangen ma embah que
    KENDAL I LUV U POOL

    • Anonim
      6 November, 2009 pukul 11:40 pm

      mulio

  23. 18 November, 2009 pukul 12:28 pm

    kendal kaliwungu adalah kotaku ,semarang adalah mata pencaharianku ,kaliwungu kendal merupakan kota yang damai,tentrem dan loh jinawi.I LOVE YOU KOTA KENDAL.

  24. 11 Desember, 2009 pukul 1:09 am

    Kendal ok aja kl gua liat,orgny ramah2 and ceweknya ok lagi. q asli solo dan kerja d kndl hampr 10th tp betah aja,thanks kenda.l

    • 15 Desember, 2009 pukul 11:20 am

      Memang OK ya Kendal

  25. Mas, Kuala Lumpur,Malaysia
    8 Maret, 2010 pukul 1:44 pm

    Salam warga Kendal,

    Bagaimana mahu pergi ke Kota Kendal? Di manakah airport yang terdekat.
    Apakah tempat menarik yang boleh dilawati di Kendal?
    Bagaimana tempat penginapan? Ada hotel di Kota Kendal?

    Terima kasih.

  26. cinta
    26 Maret, 2010 pukul 9:25 pm

    kota kendal kota yang indah,kota saya di lahirkan,walaupun sy merantau jauh ttpi tetap ingat kota kendal khususnya kaliwungu,,skrg sy di port numbay,,,

  27. 27 Juli, 2010 pukul 11:00 am

    Kakek buyut saya wedana Boja.
    Saya sedang menelusur sejarahnya.
    Bisa bantu?
    Thanks

  28. yudi
    18 September, 2010 pukul 1:20 pm

    yang kuliah diMalang bertanah air Kendal siapa ya ??

  29. Danang cah KENDAL
    20 Desember, 2010 pukul 7:15 pm

    Saya sangat cinta kota ku ini . Sangat mudah mencari bahan bonsai tanpa harus merusak alam hehehe. Sate bumbon enak di Pegandon, di sukorejo banyak soto enak , sate gule kambing enak di Jambiarum. Dan di Kendal masih ada pantai perawan yg bersih dan sejuk yaitu di sekitar KEMANGI

  30. Danang cah KENDAL
    20 Desember, 2010 pukul 7:27 pm

    DANANG cah KENDAL buat NOORINGSIH : Apakah anda punya kakak atau adik yg namanya FAESOL AMRI ? Faesol Amri temanku akrab waktu SD. Saya lulus SD th 1980

  31. cewex
    9 Februari, 2011 pukul 4:36 pm

    kendal….aq kangeeeeeeeeeeeeeen

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: