Beranda > Kisah > Kembali ke Dunia Nyata

Kembali ke Dunia Nyata

boring ngenetSudah beberapa hari ini saya tidak posting, padahal kami sudah sepakat untuk mengisi blog ini setiap dua postingan.
Setelah sekian lama membuat blog, timbul juga rasa jenuh, apalagi setelah blog-ku Cheers To Life tidak diapprove oleh Smorty dengan alasan Google PR-0, padahal semua soal sudah dikerjakan mengapa PR-nya dapat nol he he he, itu yang dikatakan suami tercinta. Padahal blog suami Lasya Butik yang punya PR-4 juga ditolak oleh TLA, he he he pake Bahasa Ibu sih.

Gara-gara membuat blog banyak kerjaan Design yang nggak kelar-kelar, bisa-bisa menggangu stabilitas ekonomi nih…, akhirnya break dulu deh dari kegiatan nge-blog, menyelesaikan beberapa design dan membuat beberapa lay-out.

Kegiatan suami tercinta sekarang sedang melihat-lihat bisnis on-line, saya lihat saat surfing dia buka cosaaranda.biz atau semuabisnis.com mungkin mencoba menganalisa keuntungan dan kerugiannya. Pernah suatu saat sang suami berkeinginan menyewa hosting dan domain, bukan untuk bisnis cuma untuk belajar saja biar nggak ketinggalan jaman katanya, tetapi masih saya tolak karena memang dirumah jaringan internet masih mengandalkan modem dari CDMA, mengajukan saluran telpon kabel Telkom saja sudah 5 tahun nggak dipasang-pasang nggak tahu alasannya. Pernah suatu hari ada pameran Speedy di Sentral mau daftar sekalian 1 tahun tapi minta tolong dipasangkan kabel telponnya ternyata nggak bisa juga.

Nggak ada Internet enjoy juga malah bisa menyelesaikan semua tugas tepat waktu, nggak boros pulsa dan tidur-pun bisa normal he he he, tetapi demi menjadi perjanjian akhirnya posting juga.

Demi menjaga Komitmen… he he

Kategori:Kisah Tag:
  1. 23 Februari, 2008 pukul 10:45 am

    wah komitmen ya, hebat dech kalo teguh tetep inget
    kalo aku suka goyang semangat haha

  2. 23 Februari, 2008 pukul 11:38 am

    Iya nich, yang namanya komitmen harus selalu dijaga, biar tetep harmonis. Kalok goyang memang tetep he he

  3. 23 Februari, 2008 pukul 12:42 pm

    Mampir , Lilik-Arif…dari seberang pulau..

    mau ngajukan saluran telkom gampang…datang aja langsung ke STO/sentral wilayah yg bersangkutan (bukan kantor pemasaran, kalo di pemasaran sulit krn dia kerja berdasar data di komputer, org jaringan/teknisi yg tau data yg sebenarnya/kolusi)..trus langsung aja tembak teknisi jaringan nya (namanya JARLOK), tanya aja berapa uang embel2 nya supaya bisa dpt jaringan…gt..di tengah laut pun bisa pasang jaringan telkom asal ada uang,…(pengalaman wkt jd teknisi di telkom)

  4. cheersvista
    23 Februari, 2008 pukul 5:26 pm

    Terima kasih Free-7, saya sudah ke kantor pusat-nya diKendal tapi cuman suruh ngisi formulir katanya mau dikonfirmasi ternyata sampai sekarang belum bisa.
    Sudah disediain uang sekarung (tapi karung-nya bolong he he he)

    Pernah diTelkom juga …. hebat uey…. berani keluar berarti yang ini hasilnya lebih gede dong….(he he cewek matre) atau gara gara sering “ditembak” he he

    Dari seberang pulau, di Medan lagi?

    Ini dari blog back-up-nya cheersdanvista.

  5. Anonim
    24 Februari, 2008 pukul 3:56 pm

    aku di batam, sekitar 2 bulan baru balik..cari sesuap nasi..ya lupakan deh mslh jaringan telkom..nt aja klo aku mampir ke kendal aku bantu urus..aku perna urus punya rekan bisnis di surabaya org jaringan nya ku tembak 2 jt seminggu kriing, kan slogan telkom “setia melayani janda” .
    iya gedean gaji dari adsense dari pada di telkom…tp skrg telkom n adsense dah sama2 bangkrut…:D😀

  6. 25 Februari, 2008 pukul 3:19 pm

    Wah di Batam nich, sekarang semua-nya bangkrut, bisnis semua mengalami kelesuan
    Terima kasih Perhatiannya

  7. DEWI, SHAH ALAM-MALAYSIA
    5 November, 2008 pukul 3:35 pm

    nak pasang telephone rumah bukan main susah tak payah lah pasang pakai je handset senang dapat , senang pakai , senang bawa tak macam tu cik lasya , patut lah indonesia tak maju maju pasang telephone rumah pun susah yg teruknye suke sangat rakyat nye mengamalkan rasuah / coruption

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: